MANFAAT LOGIKA BAGI ILMU PEMERINTAHAN

MANFAAT LOGIKA BAGI ILMU PEMERINTAHAN

Oleh: Afrizal Woyla Saputra zaini

 

Ilmu pemerintahan adalah merupakan suatu hasil kajian yang telah dibuktikan kebenarannya dengan cara metodis, objektif, sistematis, dan universal, mengkaji ilmu pemerintahan perlu dikaitkan dengan logika, karena pada dasarnya logika adalah merupakan suatu ilmu yang mengakaji ilmu-ilmu lain,agar memperoleh suatu pola pikir dan dapat di aplikasikan kepada publik, kebenara dalam logika harus dapat dicerna dengan akal sehat.

Ilmu pemerintahan menyajikan susunan pemerintahan yang baik dan benar, dan logika menyajikan tata cara dan kaidah berfikir secara lurus dan benar. Oleh karena itu dua ilmu tersebut saling mengisi. Pemerintahan yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari hanya dapat diciftakan apabila ada kebiasaan atau kemampuan dasar setiap orang untuk  berfikir logis. Sebaiknya, suatu kemampuan berfikir logis tanpa memiliki pengetahuan pemerintahan yang baik maka ia tidak akan dapat menyampaikan isi pikiran itu kepada orang lain. Oleh sebab itu, logika berhubungan erat dengan ilmu pemerintahan

DEMOKRASI

Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini disebabkan karena demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara, tapi jika pada konsep sosial demokrasi lebih condong pada suara manyoritas menentukan suara minoritas, jadi sebuah implementasi pemerintahan bisa diatur oleh masyarakat banyak, salah satu contohnya pelihan umum.

Sesuai perkembangan jaman demokrasi prinsip semacam trias politica sangat penting untuk diperhitungkan, karena ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab, bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Saat ini arti demokrasi sendiri sudah banyak tercemar oleh kosakata humanisme yang mengarah pada konsep liberalis semata. Secara harafiah demokrasi disamakan dengan kebebasan yang tanpa batas. Sebernarnya dalam kontek ini, konsep demokrasi yang membebaskan mensyaratkan “kedewasaan” penggunanya. Demokrasi bukanlah ideologi yang memberikan ruang tak terbatas terhadap setiap keinginan dan kepentingan rakyat karena terlalu bebasnya unjuk kepentingan dengan alih-alih demokrasi, akan menyebabkan perbenturan kepentingan-kepentingan itu sendiri.

Demokrasi sendiri seringkali terjegal oleh prinsip dimana kepentingan manusia dianggap tidak terbatas dan sangat sulit untuk dikonsolidasikan. Oleh karena itu, suatu konstitusi harus dibuat sesuai dengan pilihan karakter kebangsaan yang dipilih secara sadar dan tulus sebagai suatu identitas kebangsaan yang bermartabat. Konstitusi tersebut disusun dan dipilih oleh “suara” rakyat sebagai simbol karakter mereka sebagai suatu bangsa yang berbeda satu sama lainnya, selain itu juga mencerminkan cita-cita mereka sebagai suatu bangsa. Sebagai contoh, demokrasi yang sedang berkembang di Indonesia adalah pada pemilihan umum, dimana suara terbanyak akan menentukan seorang pemimpin, dan pemimpin juga harus dikontrol oleh wakil rakyat yang juga dipilih oleh rakyat. Jadi dalam kontek ini peran masyarakat sangat luas dalam memilih pemimpin, contohnya pemilihan: Kepala Desa, Bupati, Gebernur, Presiden, DPR, LSM, Ormas,dll.

 

Analisa BAB I

Categories                        =

“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat” kalimat tersebut masuk kedalam dasar logika Categories karena kalimat menjelas tentang mengenai cara menguraikan suatu objek dalam jenis pengertian umum.

On Interpretation              =

Kalimat “Arti demokrasi sendiri sudah banyak tercemar oleh kosakata humanisme yang mengarah pada konsep liberalis semata” tersebut termasuk penafsiran.

Topics                                =

Kata “Demokrasi” termasuk  kedalam topics karena mebahas tentang perbincangan berdasarkan premis-premis yang boleh jadi benar.

Guna dan Manfaat                        =

Kalimat “Demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara” mengandung guna dan manfaat, kerena kalimat tersebut dapat memberikan manfaat teoritis dan praktis.

Analisa BAB II

Term sederhana                =

Kata-kata “Kepala Desa, Bupati, Gebernur,Presiden, DPR, LSM, Ormas,dll.” tersebut mengandung makna term sederhana, karena ungkapan tersebut hanya menagandung atas satu kata yang dipisah-pisahkan

Term komplek                  =

Kalimat “Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat” mengandung term komplek, karena kalimat-kalimat tersebut mengandung beberapa kata yang dipisah-pisahkan.

Konkret (hal)                   =

Kata “Manusia” mengandung makna konkret, karena manusia memiliki kualitas dan bereksistensi tertentu.

Abstrat   (hal)                   =

Kata “Kedewasaan” menyatakan kualitas yang terlepas dari eksitensi tertentu.

Universal                          =

Kata “Demokrasi” mengandung makna universal karena dalam kata tersebut mengandung sifat umum yang berlaku didalamnya tidak terbatas oleh ruang dan waktu.

Kolektif                            =

Kalimat “Demokrasi yang sedang berkembang di indonesia” mengandung makna kolektif karena sifat umum yang berlaku didalamnya menunjukan pada suatu kelompok tertentu sebagai kesatuan.

Genus                               =

Kalimat “Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat merupaka demokrasi” mengandung makna genus, karena himpunan golongan yang mengandung hakikat yang berbeda bentu, tetapi terpadu oleh kesamaan sifat.

Spesis                               =

Kalimat “Bupati, Gebernur, Presiden merupakan golongan kepala pemerintahan”  mengandung makna spesis himpunan suatu yang menunjukkan hakikat bersamaan bentuk, maupun sifatnya sehingga dapat memisahkan dari golongan lain.

Defenisi etimologi            =

Kalimat “demokrasi berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan” mengandung defenisi etimologi, karena penjelasan dengan memberi asal usul kata.

Defenisi semantis             =

Kata “pemilihan:” tanda titik dua tersebut mengandung makna semantis, karena menjelaskan suatu tanda dengan suatu arti yang telah terkenal.

Perihal Afrizal WS Zaini
BIODATA Nama : Afrizal Woyla Saputra Zaini., S.IP Tempat/Tanggal Lahir : Seuradeuk/29 Juli 1990 Agama : Islam Jenis Kelamin : Laki-Laki Nama Orang Tua : - Ayah : Zaini Djambi (Alm) Ibu : Mariyah Alamat di Aceh : Ds. Seuradeuk Kec.Woyla Timur Kab. Aceh Barat Alamat di Malang : Asrama Mahasiswa Aceh, Jl. Bendungan Jatigede No. 03 Telp 0341-576156/HP 085277784400. Malang Pekerjaan : Wiraswasta Fak/Jurusan : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/ Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang E-mail : awszaini@yahoo.com Twitter :@afrizalwoyla Riwayat Pendidikan : 1.Sekolah Dasar Negeri Meutulang : 1997-2003 2.Madrasah Tsanawiyah Negeri Peureumeu : 2003-2006 3.Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 6 Meulaboh : 2006-2009 4.Universitas Muhammadiyah Malang : 2009 - 2013 Pengalaman Organisasi : 1. Sekretaris Umum Ikatan Pelajar Pemuda & Mahasiswa Aceh (IPPMA) Malang 2009-2010, dan 2010-2011. 2. Sekretaris Asrama Mahasiswa Aceh Malang 2009-2010. 3. Ketua Panitia Pembangunan Asarama Aceh Malang Anggaran 2010 4. Ketua Umum Angkatan 2009 Jurusan Ilmu Pemerintahan UMM. 5. Ketua Departemen Politik Hukum Dan HAM Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMM 2010 - 2011. 6. Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FISIP UMM. 7. Anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat FISIP UMM. 8. Sekretaris Panitia Day Of Tsunami ” Masa Depan Aceh Pasca Tsunami” Tahun 2009. 9. Anggota Paskibraka Kabupaten Aceh Barat Angkatan 63 Tahun 2008. 10. Anggota Nasional Demokrat DPC Kabupaten Aceh Barat.

One Response to MANFAAT LOGIKA BAGI ILMU PEMERINTAHAN

  1. Ping-balik: FISIP-Ilmu Pemerintahan | khotoyaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: